Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Analisis Fundamental Cryptocurrency

9 Analisis Fundamental Cryptocurrency
9 Analisis Fundamental Cryptocurrency
Sumber : Pixabay

Pergerakanan harga cryptocurrency senantiasa dianggap hanya berdasarkan jumlah supply dan demand market akan tetapi jika ditarik lebih jauh terdapat beberapa aspek yang dapat dijadikan landasan analisa fundamental untuk menentukan cryptocurrency terbaik.

Simak cara analisis fundamental cryptocurrency berikut untuk mendapatkan cryptocurrency terbaik.

Baca Juga : 6 Risiko Investasi Crypto Yang Mungkin Akan Diterima

1. Proyek Yang Dikembangkan

Pengumpulan dana melalui cryptocurrency umumnya digunakan untuk mengembangkan berbagai hal yang berhubungan dengan teknologi blockchain seperti game NFT, DApps, dan DeFi serta Metaverse. Untuk mendapatkan crypto terbaik investor dapat melakukan analisis bisnis dari proyek yang dikembangkan. Analisa bisnis dapat berupa kelebihan proyek yang dikembangkan serta pesaing dalam proyek tersebut.

Sebagai perumpamaan jika sebuah proyek yang dikembangkan dapat diterima oleh pasar maka dapat dipastikan koin crypto yang beredar akan laku atau harganya akan meningkat. Sebaliknya jika ternyata proyek yang dikembangkan ternyata hoax atau kualitas buruk maka sangat mungkin nilai cypto akan turun.

Baca Juga : Berniat Investasi Crypto Untuk Jangka Panjang, Simak Beberapa Hal Berikut

2. Tim Developer

Tidak berbeda jauh dengan saham atau obligasi, dalam memilih koin crypto investor hendaknya mempertimbangkan tim kualitas tim pengembang. Sebagai seorang investor tentunya anda tidak menginginkan berinvestasi pada perusahaan yang dikembangkan oleh pengembang yang tidak berintegritas atau memiliki rekam jejak buruk. Maka dari itu anda perlu mencari tahu lebih banyak mengenai kualitas pengembang dalam menghimpun, mengelola, serta menyalurkan dana terkait proyek blockchain yang dikembangkan.

3. Analisis Faktor On-Chain

Investor atau trader dapat melakukan analisis faktor on-chain untuk mendapatkan crytocurrency terbaik, faktor on-chain merupakan sebuah faktor yang mempengaruhi supply dan demand cryptocurrency yang didapat dari data-data didalam blockchain crypto seperti jumlah aset yang beredar, jumlah volume transaksi, jumlah trader aktif, hingga jenis konsensus maupun biaya transaksi yang dikeluarkan.

Baca Juga : 6 Tips Trading Crypto Harian Agar Untung

Data-data yang disebutkan diatas sangat penting mengingat berperan terhadap nilai aset crypto serta likuiditas aset crypto sebagai instrumen investasi, semakin liquid nilai aset akan memnuat nilai instrumen susah untuk berubah secara tajam.

Investor dapat memperoleh informasi mengenai faktor on-chain cryptocurrency melalui laman crypto seperti CoinMetrics dan Glassnode, beberapa data dapat diakses secara gratis.

4. Underlying Asset

Pada cryptocurrency jenis stablecoin ada baiknya trader atau investor memeriksa jenis, kualitas serta kuantitas aset yang dicadangkan. Hal ini perlu dilakukan mengingat stablecoin memiliki target membuat coin crypto yang memiliki fluktuasi harga sesuai dengan perubahan harga aset yang dicadangkan sehingga pengembang aset mencadangkan beberapa aset dalam bentuuk lain seperti uang kas, obligasi, atau emas.

Baca Juga : 9 Kesalahan Investor Pemula dalam Berinvestasi

5. Membaca Whitepaper

Dalam dunia cryptocurrency kita mengenal istilah whitepaper, whitepaper merupakan sebuah dokumen yang memuat berbagai informasi yang dapat digunakan untuk melakukan analisa mengenai cryptocurrency tersebut, berbagai informasi yang dapat diperoleh melalui whitepaper diantaranya pengembang, tujuan pengembang, hingga teknologi yang digunakan.

Whitepaper hendaknya ditulis secara detail dan terperinci serta rapi dan mudah dipahami, penulisan whitepaper yang sembarangan akan menyulitkan investor atau trader dalam melakukan analisis. Jika trader atau investor menemukan whitepaper yang ditulis sembarangan hendaknya menghindari membeli coin tersebut hal ini mengindikasikan proyek akan dikerjakan sembarangan. Whitepaper dapat diakses pasa laman profil tiap-tiap coin.

Baca Juga : 7 Ciri-Ciri Investasi Bodong serta Tips Menghindarinya

6. Tingkat Keamanan

Cryptocurrency merupakan investasi yang sepenuhnya dilakukan secara digital, maka dari itu setiap trader maupun investor hendaknya memperhatikan aspek keamanan dalam transaksi. Beberapa aspek yang harus diperhatikan diantaranya kualitas gadget yang digunakan, hingga dompet crypto yang dipilih. Selain itu penting bagi investor atau trader untuk mempertimbangkan sistem keamanan blockchain dalam koin tersebut.

7. Tokenomics

Tokenomics merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mendistribusikan crypto, diantaranya cara pengembang menerbitkan token atau koin baru serta berapa porsi token yang dimiliki internal pengembang dengan jumlah token yang dimiliki publik, idealnya jumlah token yang dimiliki pengembang tidak lebih banyak dengan yang disebar ke publik.

Baca Juga : Review DANA, Keuntungan dan Kekurangan

Hal ini ditujukan agar pengembang atau kalangan internal tidak dengan mudah memperjualbelikan aset sehingga akan berdampak terhadap likuiditas dan harga token tersebut.

8. Komunitas

Pertimbangkan interaksi komunitas dengan pengembang serta bagaimana diskusi didalam komunitas tersebut serta interaksi antar komunitas mengenai koin crypto tersebut. Hal ini dapat anda lakukan mengingat sebagian besar transaksi koin crypto dilakukan didalam komunitas.

Baca Juga : Review Ajaib Sekuritas, Keunggulan dan Kekurangan

9. Exchange Crypto

Pertimbangkan untuk memilih koin crypto yang banyak disediakan oleh exchange crypto, hal in bukan tanpa alasan untuk dilakukan, mengingat keterbatasan exchange crypto dalam menyediakan kapasitas maka exchange crypto hanya akan menjual aset crypto yang berkualitas dengan legalitas aset yang jelas.

Baca Juga : Ajaib V IPOT, Mana Yang Lebih Baik?

Pertimbangan aspek fundamental diatas penting anda lakukan dengan tetap menyeimbangkan dengan aspek teknis agar didapat keuntungan dalam berinvestasi.

Posting Komentar untuk "9 Analisis Fundamental Cryptocurrency"