Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Bank Aladin, Kelebihan dan Kekurangan

Mengenal Bank Aladin, Kelebihan dan Kekurangan
Gambar 1. Banner Bank Aladin
Sumber : Website Bank Aladin

Persaingan perbankan digital tanah air kembali diramaikan dengan hadirnya Bank Aladin, salah satu perbankan digital yang mengusung prinsip syariah. Kehadiran Bank Aladin menjawab kebutuhan masyarakat atas perbankan digital syariah, dimana masih sedikit perbankan digital yang mengusung prinsip syariah.

Bank Aladin mengusung konsep 100% digital, 100% syariah dengan tampilan antar muka aplikasi yang berbeda dengan perbankan digital lainnya.

Baca Juga : Mengenal Bank Digital, Manfaat dan Perbedaannya dengan Layanan Digital Banking

Tentang Bank Aladin

Bank Aladin Syariah berdiri pada Juni 2021 dibawah kepemilikan PT. Aladin Global Venture yang dimiliki oleh John Dharma Kusuma salah satu pengusaha rokok tanah air yang produknya banyak dikenal di masyarakat.

PT. Aladin Global Venture mengakuisisi mayoritas saham PT. NTI Global Indonesia dan Berkah Anugerah Abadi, dua perusahaan perbankan tanah air yang memegang kendali atas Bank Net Syariah Indonesia.

Baca Juga : Bank Jago vs Neobank, Mana Yang Lebih Unggul?

Sebelum dimiliki oleh PT NTI Global Indonesia dan Berkah Anugerah Abadi, Bank Net Syariah bernama Bank Maybank Syariah Indonesia yang telah berdiri sejak 2010 sebagai perusahaan hasil joint venture Indonesia dan Malaysia.

Kendati pada semester pertama 2022 Bank Aladin mencatatkan kerugian yang signifikan untuk ukuran sebuah perusahaan perbankan, Bank Aladin masih tercatat sebagai perusahaan perbankan digital terbesar di Indonesia denhan nilai asset mencapai Rp. 2.8 T pada semester awal 2022 atau naik +/-130% dari tahun sebelumnya.

Bank Aladin Syariah telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK serta menjadi anggota Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS.

Baca Juga : Mengenal SeaBank, Kelebihan dan Kekurangannya

Produk Bank Aladin

Sebagai perbankan syariah digital Bank Aladin menawarakan tiga produk perbankan yang dapat dinikmati oleh nasabah, diantaranya.

1. Ala Dompet

Ala Dompet merupakan sebuah produk perbankan dari Bank Aladin berupa rekening utama perbankan yang dapat digunakan untuk keperluan transaksi ekonomi sehari-hari seperti transfer antar perbankan serta pembayaran dan berbagai transaksi lainnya.

Ala dompet menerapkan akad mudharabah mutlaqah, yang berarti nasabah menyerahkan dan mempercayakan sejumlah uang kepada Bank dengan bagi hasil keuntungan. Bank akan mengelola dan menginvestasikan dana nasabah pada bidang yang tidak bertentangan dengan ketentuan syariah.

Baca Juga : Apa Itu Kredit Multiguna (KMG)?

Nisbah atau bagi hasil yang ditawarkan produk Ala Domper sebesar 15% untuk nasabah dan 85% untuk perbankan atau berkisar diantara 1% per tahun. Produk Ala Dompet telah dilengkapi fitur kartu debit GPN (Gerbang Pembayarab Nasional).

2. Ala Impian

Ala Impian merupakan rekening tabungan diluar tabungan utama yang dapat dialokasikan untuk berbagai keperluan. Produk ini hampir sama dengan Kantong Jago pada Bank Jago. Nasabah Bank Aladin dapat membuat hingga 20 Kantong Ala Impian dengan nomor rekening yang berbeda-beda.

Baca Juga : Mengenal Bank Syariah Lebih Dekat

Sama dengan Ala Dompet, Ala Impian dikelola dengan akad mudharabah mutlaqah dengan tanpa ikatan jangka waktu. Ala Impian menawarkan bagi hasil yang lebih besar ketimbang Ala Dompet, yakni 60% nasabah dan 40% perbankan  atau berkisar 3% per tahun.

3. Kartu Debit

Bank Aladin Syariah melengkapi nasabah yang membuka rekening dengan kartu debit berlogo GPN sehingga akan memudahkan nasabah dalam bertransaksi keuangan. Sayangnya kartu debit Bank Aladin memiliki 19 digit nomor bukan 16 digit nomor seperti kebanyakan kartu debit perbankan lain hal ini membuat kartu debit Bank Aladin penggunaannya masih terbatas karena belum banyak merchant yang dapat bertransaksi dengan kartu debit 19 digit.

Baca Juga : Mengenal Fungsi Bank Konvensional

Fitur Bank Aladin

Sebagai perbankan digital belum terlihat Bank Aladin menawarkan fitur istimewa yang dapat dijadikan pembeda dengan perbankan digital lainnya. Fitur yang dimiliki oleh Bank Aladin masih tergolong umum sama dengan perbankan digital lainnya.

1. Ala Berbagi

Ala Berbagi merupakan sebuah fitur donasi yang ditawarkan oleh Bank Aladin yang dapat diakses melalui aplikasi android. Ala Berbagi menawarkan empat produk donasi seperti Zakat, Infaq, Waqaf dan Qurban.

Baca Juga : Investasi: Definisi, Jenis, Tujuan, Dan Manfaat, Serta Berbagai Risikonya

Fitur Ala berbagi Bank Aladin
Gambar 2. Banner Fitur Ala Berbagi
Sumber : Website Bank Aladin

Fitur Ala Berbagi bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan terpercaya untuk menyalurkan bantuan nasabahnya. Tidak ada penambahan biaya untuk transaksi di Ala Berbagi.

2. Pembayaran dan Pembelian

Bank Aladin menawarkan fitur pembayaran dan pembelian seperti pembayaran tagihan untuk pulsa, PLN Pasca bayar, Tagihan Indihome, Pembelian Pulsa maupun pembayaran cicilan. Sayangnya Bank Aladin belum mendukung transaksi pembayaran melalui QRIS.

Baca Juga : Investasi vs Asuransi, Berikut Perbedaannya

3. Tarik dan Setor Tunai

Bank Aladin bekerja sama dengan Alfamart untuk membangun ekosistem digital dengan menghadirkan fitur tarik tunai bagi nasabah. Nasabah juga dapat melalukan pengisian saldo rekening atau top up melalui gerai Alfamart yang tersebar diseluruh Indonesia.

4. E-Statement

Bank Aladin menerbitkan fitur E-Statement sebagai pengganti buku tabungan. E-Statement memuat riwayat transaksi ekonomi nasabah, atau dengan kata lain E-Statement berfungsi sebagai pengganti buku tabungan.

Baca Juga : Kurangi Resiko Bermain Saham, Gunakan Cara Aman Berikut 

Biaya Bank Aladin

Sama seperti beberapa perbankan digital lainnya, biaya transaksi yang dibebankan oleh Bank Aladin tergolong kompetitif dan menarik seperti tidak adanya biaya administrasi bulanan dan rekening dormant, selain itu Bank Aladin juga menggratiskan biaya E-Statement untuk nasabah.

Nasabah akan dikenakan biaya sebesar Rp. 4000 jika melakukan pengecekan saldo melalui ATM Bersama serta Rp. 6.500 untuk transaksi transfer melalui ATM Bersama. Bank Aladin tidak membebankan biaya transfer bagi nasabah pengguna ATM bersama jika nasabah masih memiliki kuota gratis transfer, selebihnya biaya transfer sebesar Rp. 7.500 akan dibebankan kepada nasabah jika kuota gratis transfer telah habis.

Baca Juga : Berminat Investasi Saham Untuk Jangka Panjang? Catat Beberapa Hal Berikut

Kelebihan Bank Aladin

Bank Aladin hadir sebagai perbankan syariah di Indonesia dengan beberapa kelebihan yang dapat dinikmati nasabah, diantaranya.

1. Mengusung Prinsip Syariah

Bank Aladin Syariah menjadi perbankan digital pertama dengan mengusung prinsip syariah di Indonesia, hal ini memberikan keuntungan bagi calon nasabah untuk dapat menikmati kemudahan perbankan digital dengan tetap berlandaskan prinsip syariah.

Prinsip syariah yang diterapkan dapat dipertanggungjawabkan dengan adanya akad mudharabah bagi nasabah dan perbankan serta prinsip syariah Bank Aladin memberikan kemudahan bagi nasabah untuk menunaikan kewajiban seperti pembayaran zakat, infaq maupun waqaf.

Baca Juga : 12 Rekomendasi Aplikasi Saham Online Terbaik 

2. Aplikasi Ringan

Bank Aladin menghadirkan aplikasi yang ringan digunakan dengan berbagai fitur yang mudah diakses bahkan bagi pengguna awam, Bank Aladin melengkapi tampilan aplikasi dengan mengusung konsep yang segar dan menarik serta dinamis dengan dominasi warna biru.

3. Ada Produk Ala Impian

Adanya produk Ala Impian membuat nasabah dimudahkan untuk mewujudkan mimpi serta memiliki banyak kanal transaksi berdasarkan keinginan atau kategori.

4. Ekosistem Digital

Bank Aladin bekerja sama dengan salah satu perusahaan ritel terkemuka yakni Alfamart untuk menciptakan industri digital. Sebagaimana kita ketahui Alfamart memiliki lebih dari 15.000 gerai minimarket yang tersebar hampir keseluruh Indonesia.

Banner Promo Aladin dengan Alfamart
Gambar 3. Banner Promo Aladin
Sumber : Website Bank Aladin

Baca Juga : Ajaib V IPOT, Mana Yang Lebih Baik?

Kekurangan Bank Aladin

Tidak berbeda dengan perbankan digital yang telah lebih dulu ada, Bank Aladin memiliki beberapa kelemahan yang harapannya dapat segera diperbaiki di masa yang akan datang. Beberapa kelemahan Bank Aladin diantaranya.

1. Fitur Standar

Sebagai perbankan digital fitur yang ditawarkan Bank Aladin masih tergolong standart dan belum memiliki fitur istimewa yang dapat dijadikan pembeda dengan perbankan digital lainnya.

Baca Juga : Berniat Investasi Crypto Untuk Jangka Panjang, Simak Beberapa Hal Berikut

2. Produk Terbatas

Bank Aladin hanya menawarkan dua produk tabungan yakni Ala Dompet dan Ala Impian, Bank Aladin belum menyediakan produk lain seperti investasi serta pinjaman tanpa agunan seperti beberapa perbankan digital lainnya.

Dua aspek yang kami sebutkan cukup potensial untuk digarap apalagi Bank Aladin telah membentuk ekosistem digital dengan Alfamart, seharusnya bisa lebih banyak menghadirkan produk yang menarik.

Baca Juga : Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Cryptocurrency

3. Belum Mendukung QRIS

Kekurangan berikutnya hendaknya bisa diperbaiki adalah belum mendukungnya Bank Aladin untuk melakukan transaksi dengan QRIS sehingga nasabah akan mengalami kendala jika akan bertransaksi pasa merchant yang telah mendukung QRIS.

Selain itu kartu debit Bank Aladin merupakan jenis kartu debit dengan 19 angka yang belum banyak merchant dapat menerima transaksi menggunakan debit 19 angka.

Baca Juga : Peran dan Manfaat Asuransi, Sudahkah Anda Dapatkan? 

4. Login Dengan Sandi

Sistem verifikasi Bank Aladin masih menggunakan kata sandi dan belum mendukung sistem biometrik seperti pindai wajah atau sidik jari hal ini tentunya menyulitkan nasabah mengingat sedikit merepotkan dan akan lebih simple jika mengadopsi sistem biometrik.

Posting Komentar untuk "Mengenal Bank Aladin, Kelebihan dan Kekurangan"