Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Investasi vs Asuransi, Berikut Perbedaannya.

Investasi vs Asuransi, Berikut Perbedaannya.
Gambar 1. Ilustrasi Asuransi
Sumber : Pixabay

Seiring bertambahnya waktu serta bertambahnya pengetahuan financial yang diiringi oleh kemudahan memperoleh informasi mengenai financial beberapa kalangan mulai sadar untuk mempersiapkan kehidupan yang akan datang melalui investasi dan asuransi, apakah sih perbedaan asuransi dan investasi? Mana yang lebih menguntungkan asuransi atau investasi? Simak penjelasannya berikut.

Baca Juga : Investasi: Definisi, Jenis, Tujuan, Dan Manfaat, Serta Berbagai Risikonya

Investasi vs Asuransi 

Investasi dan Asuransi merupakan dua hal yang sangat jauh berbeda meskipun keduanya berpotensi memberikan manfaat dikemudian hari.

Secara definisi investasi dapat diartikan sebagai penamanan modal melalui instrumen investasi dengan tujuan untuk mendapatkan imbal hasil atau keuntungan.

Berbeda dengan asuransi yang merupakan sebuah aktifitas untuk memindahkan potensi resiko yang mungkin akan diterima pemegang polis asuransi kepada perusahaan penyedia produk asuransi.

Baca Juga : Pentingnya Investasi Pendidikan Demi Masa Depan Anak

Sebagai kompensasi, pemegang polis asuransi berkewajiban membayar premi asuransi sesuai kesepakatan dengan perusahaan penyedia asuransi selama periode waktu yang telah disepakati dengan maanfaat yang telah disepakati.

Perbedaan Investasi dengan Asuransi

1. Tujuan Keuangan

Hal yang paling dasar yang membedakan antara investasi dan asuransi adalah tujuan keuangan. Investasi memiliki tujuan untuk mengembangkan nilai asset yang dimiliki sebelumnya. Pengembangan nilai asset dilakukan dengan cara menanamkan modal pada instrumen investasi.

Baca Juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Asuransi, dan Pentingnya dalam Kehidupan?

Akan tetapi dalam berinvestasi memiliki resiko kerugian, maka perlu dilakukan pemetaan potensi resiko yang mungkin dialamin sebelum melakukan investasi.

Sementara bagaimana dengan asuransi, asuransi memiliki tujuan untuk memproteksi diri sendiri, keluarga atau orang lain. Proteksi dapat berupa jaminan kesehatan, pendidikan, bencana maupun tindak kejahatan.

Dalam prosesnya pemegang polis asuransi berkewajiban membayarkan premi asuransi dengan nominal dan masa waktu sesuai kesepakatan dengan pihak perusahaan. Pemegang polis akan mendapatkan manfaat asuransi ketika pemegang polis mengalami kejadian yang ditanggung sesuai kesepakatan dengan pihak asuransi.

Baca Juga : Berminat Investasi Saham Untuk Jangka Panjang? Catat Beberapa Hal Berikut.

2. Tingkat Risiko

Hal berikutnya yang membedakan antara investasi dan asuransi adalah tingkat resiko yang mungking akan dialami, mengingat investasi dan resiko merupakan dua hal yang berbeda maka potensi resiko keduanya jelas berbeda.

Jika dilihat perbandingan antara investasi dan asuransi, investasi memiliki resiko yang lebih tinggi jika dibanding dengan asuransi. Nilai investasi bersifat fluktuatif dan rentan mengingat sensitif dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Sementara asuransi memiliki tingkat resiko yang lebih pasti dengan adanya jaminan kembalinya premi yang dibayarkan ketika memenuhi persyaratan.

Baca Juga : Berniat Investasi Crypto Untuk Jangka Panjang, Simak Beberapa Hal Berikut

3. Nilai Imbal Hasil

Nilai imbal hasil yang ditawarkan oleh investasi dan asuransi jelas berbeda. Investasi akan memberikan imbal hasil sesuai kondisi investasi pada saat melakukan investasi, besaran nilai imbal hasil juga ditentukan oleh instrumen investasi yag dipilih.

Sayangnya investasi menganut istilah high risk high return, yang artinya imbal hasil tinggi diiringi dengan potensi kerugian yang tinggi pula. Sementara asuransi menawarkan imbal hasil berupa proteksi diri yang akan dijamin ketika memenuhi kriteria dalam kesepakatan. Besaran proteksi diri telah disepakati sesuai dengan premi yang dibayarkan.

Baca : Kurangi Resiko Bermain Saham, Gunakan Cara Aman Berikut 

4. Fleksibilitas Dana

Perbedaan terakhir yang mebedakan antara investasi dan asuransi yaitu fleksibilitas dana. Dana yang dialokasikan dalam investasi lebih fleksibel digunakan sewaktu waktu jika dibutuhkan, dana disini bukan hanya dana modal investasi atau asuransi, tetapi juga berlaku untuk dana hasil dari keduanya.

Berbeda dengan asuransi, dana dalam asuransi tidak fleksibel yang artinya tidak dapat digunakan sewaktu-waktu, dana dalam asuransi hanya akan dapat digunakan ketika anda mengalami hal yang terproteksi oleh asuransi yang anda beli preminya.

Baca Juga : Investasi Mata Uang Asing, Fungsi dan Keuntungannya

Pertimbangkan lagi mana yang lebih dibutuhkan sebelum memutuskan memilih asuransi ataukah investasi, sesuaikan dengan kebutuhan apakah untuk proteksi atau pengembanga dana.

Pastikan jika memilih investasi gunakan dana dingin dan tidak memilih asurani yang mengandung iming-iming investasi.

Posting Komentar untuk "Investasi vs Asuransi, Berikut Perbedaannya."