Mengenal Lebih Jauh Tentang Asuransi, dan Pentingnya dalam Kehidupan?
Asuransi merupakan salah satu jenis layanan keuangan yang banyak didengar masyarakat belakangan ini, meski nyatanya tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk asuransi masih tergolong rendah.
Baca juga : Definisi Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan Hal Yang Patut Diketahui
Definisi Asuransi
Asuransi dapat didefinisikan sebagai sebuah perjanjian antara pemegang polis asuransi dengan perusahaan penyedia polis asuransi. Pemegang polis asuransi berkewajiban membayarkan premi asuransi sesuai nominal yang telah disepakati selama periode waktu yang telah disepakati diawal perjanjian asuransi, serta perusahaan penyedia polis asuransi berkewajiban memberikan manfaat dari layanan asuransi yang ditawarkan sesuai dengan kesepakatan perjanjian asuransi yang disepakati.
Prinsip Asuransi
Dalam hal pertanggung jawaban kepada pemegang polis asuransi, perusahaan penyedia layanan asuransi mengedepankan beberapa prinsip dasar, diantaranya sebagai berikut.
1. Kepentingan diasuransikan (Insurable Interest)
Prinsip dasar yang pertama diterapkan adalah "Kepentingan untuk diasuransikan" yang dimaksud dari prinsip dasar ini adalah calon pemegang polis asuransi harus memiliki hubungan kepentingan untuk asuransi yang akan dimiliki dengan pihak yang ditunjuk.
2. Itikad Baik (Utmost Good Faith)
Asuransi merupakan sebuah perjanjian jangka panjang, hal inilah yang membuat perusahaan penyedia polis asuransi menerapkan itikad baik kedalam prinsipnya. Itikad baik yang dimaksud disini merupakan transparansi data dan kondisi calon pemegang polis asuransi mengingat berkaitan dengan transfer resiko yang akan terjadi dan dialami penyedia polis asuransi.
3. Prinsip Ganti Rugi (Idemnity)
Perusahaan penyedia polis asuransi akan mengganti kerugian sesuai dengan jumlah kerugian yang dialami pemegang polis asuransi dengan batasan dan nilai yang telah disepakati diawal perjanjian asuransi.
Prinsip ini bertujuan mengantisipasi dan menghindari pemegang polis yang memiliki niat untuk mendapatkan keuntungan dari terjadinya suatu kerugian.
Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Saham dan Cara Kerjanya
Penyebab Minimnya Pemegang Polis Asuransi
Beberapa kalangan belum memiliki asuransi dikarenakan beberapa hal, diantaranya.
1. Minimnya Edukasi Tentang Asuransi.
Minimnya edukasi tentang pentingnya asuransi merupakan salah satu hal yang mendasari rendahnya masyarakat memiliki asuransi. Masih banyak masyarakat yang belum memahami istilah dasar yang digunakan dalam asuransi. Selain itu agen asuransi hendaknya menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat, bukan bahasa teknis yang baku, yang semakin membuat masyarakat bingung.
2. Menganggap Premi Asuransi Sebuah Pemborosan.
Beberapa kalangan menempatkan asuransi menjadi sebuah beban biaya pemborosan mengingat nilai premi asuransi yang dibayarkan dianggap terlalu mahal dengan manfaat yang dapat diterima.
Nyatanya besaran biaya premi asuransi dipengaruhi banyak kondisi, seperti usia, kesehatan dan financial. Nilai premi asuransi akan lebih murah jika calon pemegang polis asuransi mendaftarkan diri diusia muda, mengingat potensi resiko akan minim, berbeda jika calon pemegang polis mendaftarkan asuransi di usia uang sudah tidak produktif.
3. Sifat Pasrah.
Salah satu penyebab lain menimnya pemilik polis asuransi adalah sifat pasrah akan keadaan yang dialami. Masyarakat lupa bahwa kita tetap harus menyiapkan antisipasi terhadap suatu hal yang akan terjadi. Sebagai contoh penyiapan dana darurat yang nominalnya mencapai 12x penghasilan.

Posting Komentar untuk "Mengenal Lebih Jauh Tentang Asuransi, dan Pentingnya dalam Kehidupan?"